Bupati SBB Asri Arman: Sinergi Pemerintah dan Gereja Jadi Simbol Pemulihan Warga Patahuwe

SBB, MALUKU-Bupati Seram Bagian Barat (SBB), Ir. Asri Arman, MT, menyampaikan apresiasi atas sinergi Pemerintah Provinsi Maluku, Pemerintah Kabupaten SBB, TNI/Polri, serta Gereja Protestan Maluku (GPM) dalam mendampingi masyarakat, khususnya warga terdampak kebakaran di Desa Patahuwe.

Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Asri Arman dalam sambutannya pada rangkaian kegiatan yang dirangkaikan dengan Syukur HUT ke-50 Klasis GPM Taniwel, peletakan batu penjuru Pastori Jemaat Patahuwe, serta peletakan batu penjuru secara serempak untuk pembangunan rumah warga korban kebakaran. Minggu, 20 September 2026.

Dalam sambutannya, Bupati Asri Arman terlebih dahulu menyampaikan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas rahmat dan kasih-Nya sehingga seluruh pihak dapat berkumpul dalam momentum yang dinilainya memiliki nilai spiritual dan kemanusiaan.
“Atas nama Pemerintah Daerah dan masyarakat Kabupaten Seram Bagian Barat, saya mengucapkan selamat datang kepada Gubernur Maluku yang diwakili oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum di Bumi Saka Mese Nusa,” ujar Asri Arman dalam sambutannya.

Ia menyebut kehadiran pemerintah provinsi maupun pihak yang mewakili Gubernur Maluku merupakan bentuk perhatian dan pengayoman pemerintah terhadap masyarakat di daerah.
Tiga Momentum Penting
Menurut Bupati, terdapat tiga peristiwa penting yang disyukuri dalam kegiatan tersebut.

Pertama, Syukur HUT ke-50 Klasis GPM Taniwel. Kedua, peletakan batu penjuru Pastori Jemaat Patahuwe. Ketiga, peletakan batu penjuru secara serempak pembangunan rumah bagi warga korban kebakaran.
“Atas nama Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat Kabupaten Seram Bagian Barat, saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan terima kasih yang mendalam kepada Gubernur Maluku beserta jajaran Pemerintah Provinsi Maluku, jajaran Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat, unsur TNI/Polri, instansi vertikal maupun segenap pihak,” katanya.

Asri Arman menilai langkah cepat dan kepedulian berbagai pihak sejak terjadinya musibah kebakaran di Patahuwe tidak hanya memberikan bantuan material dan pengamanan, tetapi juga membantu mengembalikan harapan serta rasa aman bagi warga yang terdampak.
“Langkah cepat ini membuktikan bahwa Pemerintah Provinsi Maluku, Pemerintah Kabupaten, TNI Polri, dan kita semua senantiasa hadir dan tidak pernah membiarkan rakyatnya berjuang sendirian di saat-saat tersulit,” ucapnya.

Ajak Masyarakat Jaga Kedamaian
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan peristiwa tersebut sebagai pembelajaran bersama agar setiap persoalan dapat diselesaikan melalui komunikasi dan semangat kekeluargaan.

Ia menekankan pentingnya menjaga kedamaian dan keamanan serta menghindari informasi yang dapat memicu perpecahan. “Segala permasalahan agar dapat dibicarakan dengan baik, diselesaikan secara kekeluargaan, karena sejogjanya kita semua adalah keluarga,” pesan Asri Arman.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga hubungan persaudaraan dan saling membantu.

“Mari katong selalu bahu-membahu menjaga kedamaian, keamanan, jangan gampang terprovokasi, hindari berita hoaks yang dapat memecah belah persaudaraan kita,” lanjutnya.

Bupati Asri Arman secara khusus menyampaikan keyakinannya bahwa masyarakat Seram Bagian Barat, terutama masyarakat Desa Patahuwe dan Lisabata, merupakan masyarakat yang menjunjung nilai persaudaraan dan kedamaian.

Ia mengajak masyarakat untuk terus memperkuat budaya saling membantu serta membangun kebersamaan dalam menghadapi berbagai tantangan.
“Katong baku bantu deng katong pung bapa-bapa TNI Polri yang sama-sama kasih badiri katong pung pastori deng basudara pung rumah-rumah deng penuh keikhlasan juga kebersamaan,” tutur Asri Arman.
Menurutnya, pembangunan kembali rumah warga korban kebakaran tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memulihkan kehidupan masyarakat setelah mengalami musibah.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum yang memperlihatkan keterlibatan berbagai unsur dalam mendukung masyarakat yang terdampak bencana, serta memperkuat semangat kebersamaan antara pemerintah, gereja, aparat keamanan dan masyarakat.
Di akhir sambutannya, Bupati Asri Arman menyampaikan harapan agar semangat kebersamaan tersebut terus dipelihara oleh seluruh masyarakat SBB.
“Mari katong baku bantu, baku sayang dan baku kele,” pesannya.
*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *