SBB, MALUKU-Tiga negeri penghasil cengkih hutan di Kecamatan Amalatu bersatu hati menyuarakan dukungan penuh sekaligus apresiasi yang mendalam terhadap Gerakan SBB Asri 2026. Negeri Hualoi, Negeri Latu, dan Negeri Tomalehu — tiga negeri yang kaya akan hasil alam ini — menyambut hangat langkah visioner Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat. Kamis, 24 September 2026.
Bagi masyarakat ketiga negeri ini, Gerakan SBB Asri bukan sekadar program penanaman pohon. Lebih dari itu, ini adalah langkah nyata pemerintah hadir di tengah masyarakat, mengangkat produk lokal yang selama ini dianggap biasa saja, bahkan dinilai tidak memiliki nilai jual yang menonjol di tingkat lokal. Kini, berjejaring luas yang dimiliki pemerintah, cengkih hutan asli Amalatu dipersiapkan untuk tembus sorotan pasar nasional.
Gerakan SBB Asri adalah bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mengangkat martabat masyarakat melalui pemanfaatan hasil alam yang bijaksana. Langkah ini merupakan perwujudan murni dari visi misi AMANUSA: SBB Maju, Harmonis, dan Berkelanjutan berbasis Agro-Marine.
Dari yang dulu bersembunyi di balik rimbunnya hutan Seram, kini cengkih hutan Amalatu siap melangkah lebih jauh — membawa nama rakyat, mengharumkan nama daerah, dan membuktikan: alam lestari adalah jalan menuju kesejahteraan sejati.
*












